Friday, February 4, 2011

mantan (teman) terindah

Awal tahun ini, saya dapet banyak tantangan. Dan sebagai manusia biasa, iman saya goncang. Saya ngerasa ga ada orang di pihak saya. Sendiri… dan sebetulnya, hilang harapan.
Saya betul-betul diuji!
Di saat-saat begini, pelarian saya hanya internet. Banyak yang bias mengalihkan perhatian dan bikin saya terhibur. Sampe-sampe, untuk beberapa saat, saya lupa dengan semua masalah.
Sampe akhirnya, masalah itu juga menghampiri dunia maya; dunia yang selama ini saya anggap paling aman…

FLASH BACK ke beberapa tahun lalu, saat saya mutusin untuk gabung dengan sebuah mailing list (sebut saja milis A) yang dibuat untuk seorang finalis ajang pencarian bakat di TV. Sebelumnya, saya hanya memantau dia dari milis lain (sebut saja milis B). Tapi temen-temen di milis B (dan kebetulan gabung juga di milis A) lumayan banyak dan mereka ngajak saya ikutan. Yaaah, ga ada salahnya juga, jadilah saya subscribe ke milis A.
Awal-awal menyapa dia, masih dikacangin, tapi ga masalah, toh saya piker dia orang sibuk yang waktu itu lagi dipuja-puja banyak orang. Sampe akhirnya, dia mention saya di salah satu postingannya dan dilanjutin dengan chatting, SMSan, telpon dan sampe ketemuan.
Singkatnya, kami temenan.
Although he’s not the first television boy who made friend with me, but I’m pretty sure, he’s the nicest and the-hardest-to-forget one. Dia bikin apa yang ditulis Raditya Dika di Marmut Merah Jambu terasa sangat mengena “it’s funny when a day you saw someone on television and on the next day, you’re in a car with that someone.”
Iya, seperti itulah. Seperti sebuah mimpi-terlalu-indah yang jadi kenyataan!

November 2010, saya ketemu dia lagi setelah hampir empat tahun ga ketemu. To be honest, saya udah ngerasa ada jarak sama dia. Well, mungkin saya yang dongo yah. Awalnya dia dateng, saya langsung krisis PD; ga mau duduk di deket dia, ga mau pesen makan bareng. Tapi dia teteup baik dan ajak saya ngomong! How nice he is 

Sampe akhirnya saya kembali ke habitat dan dia tenggelam dalam kesibukannya di dunia glamor itu. Saya hidup dalam penyesalan karena ga memanfaatkan momen empat tahunan –sejenis FIFA world cup laah- itu dengan baik. Tapi acara tweet-tweetan tetap jalan dong.
Saya ngetweet ke dia, ga dibales. Tapi saya ga mau ambil pusing; dia sibuk persiapan musikalnya… saya ngetweet lagi, ga dibales lagi, saya kekeuh positive thinking. Sampe akhirnya, 21 desember dia bales tweet saya, ngucapin makasih untuk dukungan saya. Lega… banget! Tapi who knows, itu tweet terakhir yang saya terima dari dia? Bahkan ucapan selamat natal dan tahun baru juga enggak dibales! Dan seterusnya dan seterusnya… padahal, dia bales mention temen lain!
Kesabaran saya habis dan saya bikin janji dalam hati untuk ga akan pernah mention dia lagi. Beberapa kali saya gagal, tapi ga jarang saya berhasil menghapus lambing @ di depan usernya ketika ada teman yang mention kami berdua bersamaan. Dan bahkan, saya menghapus beberapa mention saya ke dia.
Mungkin ini klimaksnya. Saya bener-bener harus pergi dari dunianya. Toh, dia ga bakal ngerasain kalo saya pergi. I’m nobody while he’s somebody! Satu hal yang pengen saya tanya ke dia, “sebenernya salah gue apa?”
Saya tau, sekarang karirnya makin menanjak, dia semakin bersinar dan akan semakin banyak Sarah lain yang datang ke hidupnya. Jadi, ga masalah kalo dia hanya kehilangan satu Sarah. Right?
Saya tetap bangga dan mendukung dia… dari jauh sekarang. Dan kalo nanti suatu hari saya melihat dia yang lebih besar, saya akan ingatkan di dalam hati, “dia mantan teman gue.”

Tuesday, February 1, 2011

mimpi erotiiis?? hmmm...


Welcome February!!!

hopefully this month will bring me some luck... i'm tired of all the dramas and sadness on the last month..

AMEEEN!

btw, saya terbangun tadi pagi oleh SMS allert dari hp. saya sih ogah ngecek, apalagi semalem saya kena migrain dan diperparah dengan insomnia yang ga mau kompromi. tapi, ada allert lain dari hati; jangan-jangan SMSnya penting, mungkin aja dari cowok ganteng yang mau minta bantuan cari istri (?) *korbanfairytale
dan ternyata, isi SMS itu adalah...
Sarah, kalo gue mimpi cipokan, artinya apa ya?
SMS dari seorang teman.
saya membaca beberapa kali sebelum akhirnya ketawa. komedi banget temen saya pagi ini. masa mimpi cipokan? whew, apa semalem dia nonton film biru? atau ada hubungannya sama vonis Ariel yang lagi marak di TV?
akhirnya, saya ngebales.
dan inilah SMS-SMS kami...
kok bisa? Haha, gila, ngantuk gue ilang baca sms lo. Lo cipokan sama siapa sih? Kok kayaknya penting bgt?
Serius, gue juga ga tau kali bu. Namanya mimpi, unpredictable. Pokoknya sama seseorang yang ga pernah gue harepin, even untuk cium ketek gue!
Hahaha, easy bu! Lo liat video mesum kali. Eh, jangan2 itu wangsit kalo dia jodoh lo. Ya ga lo ijinin cium ketek tapi cium yang laen boleh dong ya…
Ih, najong! Ga gue bayangin ya ciuman ama tu org, apalagi sampe cipokan! Ga napsong gue!
eh, benci ama cinta tu beda tipis loh. Siapa sih orangnya? Lagian, separah apa sih mimpi lo?
Parah bgt Sar, mengarah ke having sex. Nyaris. Untung aja gue kebangun. Seriously, apa sih artinya?
Haduh dear, gue ga tau. Liat primbon gih, hehe, anyway, just enjoy it!

Itu akhir SMS-SMSan kami. Temen saya mimpi erotis sama seseorang yang ga dia inginkan… lucu dan memprihatinkan! Hehehe… coba kalo yang ada di mimpinya itu Kim Bum, pasti dia ga bakal rela bangun.
Terlepas dari siapapun pria misterius yang jadi partner temen saya, mimpi erotis itu sebenernya hal yang wajar. Itu reaksi hormonal orang-orang yang punya orientasi seksual normal. Umm, ga tau juga sih kalo para homoseksual mengalami mimpi erotis atau tidak :p tapi mimpi ini menandai kalo emang seseorang sudah siap secara seksualnya. Ini yang dialami cowok-cowok saat mimpi basah.
One thing I’ve ever read from a chicklit, kemungkinan besar, kita akan inget terus ama pasangan di mimpi, sebagian kecil, malah jadi terobsesi.
Dan apa yang saya bilang ke temen saya itu ga mengada-ada. mimpi begituan sama seseorang bisa mengarah ke jodoh. Hmm, rada-rada absurd juga sih kalo Tuhan nunjukin jodoh dengan cara itu. But, who cares anyway? When we have to marry someone, we have to get matched emotionally, physically and sexually with them, right?

Well, at least, ada dua novel yang saya baca dan memperkuat pernyataan ini. Sekalipun itu Cuma fiktif siiih, tapi pasti penulisnya percaya atau mungkin pernah mengalami hal ini…
Dan penjelasan lain dari mimpi erotis adalah, bisa jadi kedua orang yang terlibat di dalam mimpi, sama-sama mengalami mimpi yang sama pada waktu yang bersamaan!
Iya, temen saya yang lain pernah mengalami yang  kayak gitu! Dia mimpi sama cewek tetangganya dan pagi-pagi banget pas mereka papas an, sebelum temen saya bereaksi, si cewek tetangga udah merona duluan.
Unbelievable. But, it’s real!
Well, apapun arti dan makna mimpi erotis yang dialami, just enjoyed whilr you’re having it! Felt the butterflies that dancing on your stomach :)