Showing posts with label Seni dan Budaya. Show all posts
Showing posts with label Seni dan Budaya. Show all posts

Wednesday, June 15, 2011

Lukisan Karya Seni Octavio Ocampo Yang Menakjubkan

Octavio Ocampo adalah lulusan dari sekolah seni terkenal San Carlos di Meksiko (sekarang museum) yang telah menjadi seorang seniman Meksiko dengan keterampilan yang luar biasa. Gambar metafora digabungkan oleh objek-objek yang saling melengkapi dalam lukisan yang beliau ciptakan.
Octavio Ocampo
Pengamat harus memperhatikan dengan sungguh-sungguh untuk mengetahui keberadaan objek tambahan yang dibuat pada karya seninya. Wajah terbentuk dari bunga, burung dan bahkan kupu-kupu. Lukisan memampangkan tokoh-tokoh lainnya atau bahkan binatang seperti dalam kreasi lukisan Mona Lisa miliknya. Setiap karya seni memiliki rahasia tersembunyi di dalamnya.
Karya seni Ocampo berikut dipamerkan di Visions Fine Art Gallery.

Ayo tingkatkan daya imajinasi Anda dengan menebak objek-objek apa saja yang ada pada lukisan!

Octavio Ocampo's Painting
Sekilas hanya tampak seperti lukisan Mona Lisa biasa.
Namun kalau diperhatikan lebih detail, leher hingga dada Mona Lisa menggambarkan seekor kucing yang sedang bersantai dan coba amati kedua lengannya! Terlihat jelas sepasang kelinci dengan dua telinga panjang bukan? Rambut di sisi kanan dan kiri wajah juga sebenarnya adalah dua tiang penyanggah tempat dimana seseorang sedang berbaring yang memang kurang jelas dilukiskan pada dagu Mona Lisa. Selain itu, perbukitan pada latar pemandangan juga berbentuk wajah-wajah para tokoh terkenal yang dari pengamatan saya, hanya ada empat wajah yang terlihat jelas yaitu dua di kanan dan dua di kiri.
Octavio Ocampo's Painting
Pastinya lukisan Bunda Maria bukan?
Ada yang aneh dengan kerudung Maria? Yup, karena itu bukanlah kerudung melainkan para malaikat. Dan perhatikan pada bagian kerah! Itu sebenarnya adalah tempat duduk yang sedang diduduki oleh seorang pria bertopi dan ditemani oleh tiga orang lainnya, seorang wanita yang wajahnya bertumpu pada mata kanan Maria, seorang pria bertopi yang wajahnya bertumpu pada mata kiri Maria dan seorang pria lagi di kening kiri Maria. Sudah Anda temukan? Oh iya, sinar yang tampak bersumber dari kepada Maria jelas merupakan tembok bebatuan dan tampak juga seekor anjing di tepi gerbang.
Octavio Ocampo's Painting
Apakah hanya sebuah lukisan wanita menawan?
Kurang tepat! Karena selain melukiskan wajah seorang wanita cantik, tergambar juga seorang wanita bertopi lebar pada mata kanan dan seorang pria pada mata kiri. Amati bagian hidung hingga dagu! Apakah Anda juga menemukan sosok seorang wanita berkerudung dan bergaun indah?
Octavio Ocampo's Painting
Satu lagi lukisan wanita cantik.
Kurang tepat lagi! Tapi mungkin rada jelas untuk lukisan yang satu ini. Rambut pada kedua sisi wajah memang gambar sepasang kuda yang kedua kaki depannya membentuk mata dan alis pada wajah wanita tersebut. Sedangkan hidungnya adalah seekor burung pada kejauhan dan bibirnya hanyalah salah satu gunung kecil yang diapit dua gunung lebih besar pada kedua sisi.
Octavio Ocampo's Painting
Perlukan disensor bagi yang belum berusia 17 tahun?
Sepertinya tidak. Karena lukisan yang tampak seperti wanita tidak berpakaian berpose erotis tersebut hanyalah bunga pada vas yang dipajang pada ukiran bermotif. Yang tampak seperti lengan kanan wanita tersebut hanyalah salah satu bunga yang layu.
Octavio Ocampo's Painting
Mirip dengan lukisan sebelumnya bukan?
Memang lukisan ini merupakan modifikasi dari lukisan sebelumnya. Wajah wanita ini juga terbentuk dari bunga dan dedaunan turut mendominasi bagian rambut.
Octavio Ocampo's Painting
Lukisan wanita yang tampak keibuan.
Sudah menemukan objek tersembunyi pada lukisan tersebut? Maksud saya selain dari kedua motif ukiran pada sisi kanan dan kiri yang merupakan dua pria dewasa bertelanjang dada dan dua malaikat kecil bersayap. Bila diamati pakaiannya, tampak beberapa orang yang saling bersandar satu sama lain dan kerahnya, terlihat beberapa anak yang duduk rapat. Apakah ada lagi yang lain? Yup, pada kedua matanya! Sepertinya ada seorang peri bersayap kupu-kupu dan juga seorang pria serta seorang anak kecil.
Octavio Ocampo's Painting
Hanya tampak seperti lukisan seorang wanita tua berambut putih ditemani wanita berambut keriting.
Anda mungkin akan sedikit terkejut mengetahui sebenarnya lukisan tersebut menggambarkan seorang wanita telanjang yang sedang duduk di tepi sungai bebatuan. Perhatikan keseluruhan bagian kepala wanita tua tersebut! Sudahkah Anda dapatkan sosok wanita cantik berambut bergelombang tanpa busana yang sedang duduk bersila? Sekarang amati rambut putih wanita tua tersebut! Bukankah cukup jelas bahwa itu merupakan arus air pada sungai bebatuan yang mirip air terjun mini?
Octavio Ocampo's Painting
Lukisan Marilyn Monroe yang terkenal.
Apakah wajah Monroe memang 100% simetris? Mungkin saja. Tapi maksud pertanyaan saya tersebut adalah bahwa sebenarnya hanya setengah bagian dari wajah Monroe yang terbentuk dari objek-objek tersembunyi terdapat pada lukisan. Dan kemudian dicerminkan oleh kaca yang turut dilukiskan. Silakan amati alur gelombang yang sangat identik dengan Monroe tersebut! Apakah Anda juga menemukan sosok seorang wanita bergaun? Sekarang perhatikan dahi Monroe! Terlihat gambaran wajah wanita juga bukan? Yup, kedua wanita tersebutlah yang menghasilkan setengah dari wajah Monroe. Setengah lagi merupakan hasil refleksi pada cermin.
Octavio Ocampo's Painting
Lukisan wanita dengan pose elegan.
Mirip dengan lukisan wanita sebelumnya yang ada di atas. Wajah wanita pada lukisan ini juga dihasilkan oleh bunga-bunga putih dan rambutnya oleh dua helai daun hijau yang berukuran sangat lebar.
Octavio Ocampo's Painting
Apakah ini lukisan seorang wanita bergaya tradisional Indonesia?
Sepertinya bukan karena Ocampo berasal dari Meksiko. Setelah sekilas melihat lukisan tersebut, sudah sadarkah Anda bahwa rambut wanita tersebut merupakan pepohonan dari kejauhan, kedua mata, lubang hidung dan bibirnya adalah hewan-hewan ternak yang sedang menikmati rerumputan pada padang hijau yang luas. Satu lagi yang sangat jelas di sisi kanan lukisan. Sudah Anda temukan? Yup, seekor sapi tambun.
Octavio Ocampo's Painting
Sekilas memang tampak sosok wajah dewi dari agama Hindu dengan seekor sapi di sisi kanannya.
Namun detail wajah dewi tersebut terbentuk dari seorang dewa yang didampingi dua orang di sisi kanan dan kirinya. Kedua wajah pendamping dewa tersebut bertumpu pada mata sang dewi dan lihat sepasang kaki mereka di samping kanan dan kiri leher! Oh iya, latar belakang di kedua sisi dewi juga berbentuk wajah pria bukan?
Octavio Ocampo's Painting
Sudah jelas merupakan lukisan Bunda Maria.
Walau sebenarnya lukisan utuh tersebut terbentuk dari kerumunan orang yang sedang berkumpul. Lebih rumitnya lagi, kumpulan kerumunan orang tersebut juga hanyalah gambar yang terpampang pada sehelai kain yang sedang dibentangkan seseorang yang misterius. Lihat sudut kanan dan kiri atas! Tampak jari-jari tangan bukan? Dan ditengah atas juga jelas terlihat sepasang mata dari si pemilik jari.
Octavio Ocampo's Painting
Wanita yang cantik bukan?
Yup. Walau sebenarnya mata, hidung dan bibirnya merupakan burung-burung yang sedang terbang menuju sarang. Alisnya merupakan tiga helai daun dari pohon yang membentuk rambutnya. Tampak juga dua ekor anak burung menunggu sang induk di lubang pada pohon.
Octavio Ocampo's Painting
Wanita cantik lagi.
Sedikit berbeda dari wanita cantik sebelumnya. Hidungnya bukanlah burung, melainkan seekor kupu-kupu. Sedangkan untuk mata dan alis dibentuk dari helai daun, serta bibir oleh bunga yang mekar dengan indahnya.
Octavio Ocampo's Painting
Apakah sehelai daun dan sekuntum bunga dapat disebut lukisan?
Tentu saja bila ada bentuk lain yang digambarkan lukisan abstrak tersebut. Sudahkah Anda temukan bentuk lainnya? Dari hasil pengamatan singkat saya, sepertinya seorang wanita lah yang dihasilkan.
Octavio Ocampo's Painting
Lukisan yang dipenuhi dengan gambar tengkorak berbagai ukuran.
Tidak sepenuhnya benar! Mengapa demikian? Karena tengkorak besar berwarna putih tersebut sebenarnya adalah seorang wanita berkerudung yang sedang mengangkat sekeranjang penuh dengan roti. Sedangkan untuk tengkorak-tengkorak yang berukuran lebih kecil lainnya merupakan kumpulan aneka ragam jenis roti. Menarik bukan?
Octavio Ocampo's Painting
Hanya lukisan putri duyung kah?
Selain dari putri duyung yang ekornya terbentuk dari riak air yang menghempas tepi bebatuan, tidakkah batuan besar di sebelah kirinya mirip dewa Zeus? Dan sisa bebatuan lainnya merupakan orang-orang yang sedang menyaksikan kencan si duyung dan dewa Zeus.
Octavio Ocampo's Painting
Lukisan yang menonjolkan satu wajah Yesus.
Tapi lihat di bagian belahan rambut-Nya! Tampak jelas sesosok wajah bukan? Selain itu, cukup jelas juga terlihat dua malaikat kecil di atas kepada Yesus. Bahkan detail bebatuan di sisi kanan dan kiri juga membentuk wajah pria berjanggut, yang juga terbentuk dari wajah-wajah kecil yang saling berhimpitan.
Octavio Ocampo's Painting
Pria tua botak yang mungkin seorang jendral?
Silakan amati lagi! Tangan yang menyentuh dada sebenarnya adalah seekor anjing yang sedang berbaring di tepi jalan. Sementara mata hingga janggut pria tersebut merupakan seorang pak tua bertopi dengan tongkat di tangan kirinya. Satu lagi yang memang cukup jelas dan mungkin yang Anda temukan sejak awal melihat lukisan ini, yup … telinganya menyembunyikan sesosok wanita berkerudung yang sedang menggendong bayi.
Octavio Ocampo's Painting
Kelihatan seperti gambar seorang pak tua berjanggut.
Anda benar sekali kalau berpikir demikian. Namun bukan hanya gambar wajah pak tua, tetapi seluruh badan pak tua sedang duduk di atas seekor kuda. Dan lagi, selain berjanggut, beliau juga bertopi, berseragam prajurit, bahkan berpedang. Oh iya … pak tua tersebut juga ditemani seorang teman di sisi kanannya.
Octavio Ocampo's Painting
Lukisan wajah seorang pak tua lagi?
Tentu bukan hanya sesosok wajah. Apa saja yang disembunyikan oleh satu wajah ini? Ada dua orang prajurit berseragam siap perang, ditemani dua ekor kuda mereka yang tampak seperti rambut pak tua. Selain itu objek yang tidak terlalu tersembunyi adalah seekor anjing putih, perisai dan dua pedang pada pakaian beliau.
Octavio Ocampo's Painting
Pak tua terlihat semakin malang di lukisan ini.
Mungkin karena wajahnya harus dibentuk dari seorang wanita cantik yang sedang menari balet ditemani seorang pria berambut gondrong dan seorang jendral berseragam perang. Apakah ada terlewat? Yup, ternyata masih ada seorang wanita lagi di sisi paling kanan lukisan dengan gaun yang menawan.
Octavio Ocampo's Painting
Tampak seperti lukisan Yesus pada umumnya.
Lihat pada janggut-Nya! Yang ternyata adalah celana dari dua orang pria bertopi yang wajahnya bertumpu pada mata Yesus. Sepertinya mereka sedang menahan seorang tahanan perempuan berambut panjang terurai. Sekarang lihat dahi-Nya! Yang ternyata adalah dua orang wanita yang membelakangi kita, mereka tampak sedang bekerja mengurusi jerami yang membentuk keseluruhan rambut Yesus. Dan tentu saja yang cukup jelas, seorang wanita sedang memohon minta anaknya dibebaskan pada sisi bawah lukisan.
Octavio Ocampo's Painting
Lukisan Yesus dengan tatapan serius.
Tidak terlalu serius juga. Karena seseluruhan wajah-Nya merupakan gerbang besar. Dan lihat hidung-Nya! Ketahuan kan kalau ada seorang pria berjubah yang sedang menunggang seekor kuda? Bagaimana dengan sepasang mata-Nya? Kelihatan dua orang pria berjubah putih juga bukan? Sementara rambut di sisi kanan dan kiri-Nya merupakan sekumpulan wanita berkerudung mengelilingi si pria berkuda.
Octavio Ocampo's Painting
Sekilas memang tampak wajah Yesus yang sedang disalibkan.
Memang benar ini adalah lukisan Yesus sedang disalibkan, tetapi bukan hanya wajah-Nya melainkan keseluruhan badan, bahkan tampak salib-Nya juga. Sudah Anda temukan? Amati hidung Yesus! Mulut hingga dagu! Cukup jelas kan sekarang?
Octavio Ocampo's Painting
Satu lagi lukisan wajah Yesus yang tampak pasrah.
Perhatikan sisi kiri wajah-Nya! Itulah Yesus yang sedang memikul salib, sementara sisi kanan wajah-Nya adalah Simon dari Kirene yang dipaksa membantu memikul salib-Nya. Sekarang tidak terlalu sulit menebak objek tersembunyi apa yang ada di bagian rambut Yesus bukan?
Octavio Ocampo's Painting
Lukisan seorang petapa kan ini?
Sepertinya bukan. Sekali pandang memang tampak seorang pria tua berjanggut panjang dengan rambut putihnya terurai. Tapi coba Anda teliti lagi! Dari hasil pengamatan saya, tampak seorang pria bertopi lebar sedang menunggang seekor kuda putih melintasi jalan di tepi sungai. Kelihatannya pria tersebut merasa kasihan dengan pria lain yang sedang tidur terbalut kain putih di tepi sungai tersebut.
Octavio Ocampo's Painting
Pria botak ini terlihat seperti seorang ilmuan jenius.
Mungkin beliau tidak botak kalau lebih diperhatikan. Lihat sisi kiri wajah tersebut! Kelihatan pria berjubah sedang duduk bukan? Sekarang sisi kanan wajah! Yup, pria tersebut ditemani seorang wanita seusianya, mungkin istrinya. Mereka dikelilingi oleh beberapa orang lainnya yang cukup jelas terlihat setelah menyadari bahwa ini bukan hanya lukisan wajah pria botak.
Octavio Ocampo's Painting
Lukisan seorang pria sedang menatap wanita cantik?
Mungkin kurang tepat. Karena ini merupakan lukisan seorang wanita tanpa busana yang sedang berbaring di atas bebatuan. Sementara sesosok wajah wanita cantik tersebut adalah bintang-bintang yang bertaburan di atas langit malam.
Octavio Ocampo's Painting
Sosok jendral yang berwibawa?
Atau sepasang suku indian yang sedang menunggu sebuah kapal layar berlabuh di tepi daerah kekuasaan mereka?
Octavio Ocampo's Painting
Gambar pria sedang mengamati bola ping pong?
Menurut saya ini adalah lukisan empat orang malaikat dengan latar taburan bintang. Perhatikan kepalanya! Tidakkah tampak sepasang malaikat saling berpelukan, salah satunya memiliki sepasang sayap yang sangat lebar. Dua malaikat lagi disembunyikan oleh tangan pria tersebut. Mereka tampak sedang memperebutkan sebuah bola.
Octavio Ocampo's Painting
Apakah ini gambar pria yang sama dengan sebelumnya?
Mungkin saja, dengan warna berbeda. Tapi objek yang disembunyikan memang juga adalah sepasang malaikat. Mereka terlihat sedang bersantai di tepi sungai yang berumput gersang.
Octavio Ocampo's Painting
Ini bukan sepenuhnya lukisan abstrak.
Kalau Anda sudah berhasil menemukan objek-objek tersembunyi di dalamnya seperti pria yang sedang bersandar menatap pepohonan di luar pagar, sepeda kuno, pemain gitar dan sebagainya.
Octavio Ocampo's Painting
Lukisan Buddha yang mencapai pencerahan.
Hampir sama dengan lukisan Bunda Maria sebelumnya, lukisan wajah Buddha ini juga terbentuk dari segerombolan orang yang sedang berkumpul, juga ada beberapa hewan seperti gajah dan kuda.
Octavio Ocampo's Painting
Apakah ini lukisan George W. Bush sedang melambaikan tangannya?
Yup … memang gambar George W. Bush yang sedang melambai sambil menyembunyikan sebuah kota beserta bangunan-bangunan megah dan media transportasinya seperti truk yang tampak membentuk tangan kiri dan kapal layar membentuk tangan kanan beliau.
Octavio Ocampo's Painting
Lukisan siapakah ini?
Sepertinya beliau sosok seorang tokoh besar. Mungkin saja salah satu Perdana Menteri Thailand. Hehe … Objek yang disembunyikan hampir sama dengan lukisan Bunda Maria dan Buddha sebelumnya, bedanya segerombolan orang di sini sedang berdemonstrasi melakukan protes pada beliau. Selain itu, sosok putih di sekitar kepala beliau sebenarnya adalah bungkusan-bungkusan jenazah korban.
Octavio Ocampo's Painting
Mungkin kah ini gambar peri laki-laki?
Mungkin saja. Tapi yang pasti keseluruhan objek pada lukisan ini terbentuk dari bunga-bunga dan dedaunan.
Octavio Ocampo's Painting
Tampak seperti wajah pria dengan tatapan erotis.
Anda tidak akan menjawab demikian setelah sadar bahwa rambut di sekitar dahinya adalah lekukan gerbang dan coba amati kedua jarinya yang menyamping, jari-jari tersebut merupakan sepasang kaki seksi milik seorang wanita terbalut mantel bulu yang sedang duduk. Kalau masih kurang jelas, lihatlah mata hingga alis kiri pria tersebut! Yup, itulah wajah si wanita dengan topi lebar.
Octavio Ocampo's Painting
Lukisan di dalam lukisan?
Sebenarnya gambar lukisan di dalam lukisan saja sudah cukup rumit diamati. Namun bayangkan kalau wajah pelukis atau Da Vinci ini sebenarnya adalah seorang pria yang sedang berkuda! Masih tertarik mencari objek-objek lain yang mungkin tersembunyi? Hehe!
Octavio Ocampo's Painting
Pasangan yang saling bertatapan.
Iya, mereka memang sedang bertatapan. Namun tidak hanya itu, karena salah satu pria sedang merangkul sesuatu di atas kepalanya. Perhatikan wajah wanita! Dan seorang lagi sedang bermain gitar. Perhatikan wajah pria!
Octavio Ocampo's Painting
Gambar tengkorak tanpa sepasang mata dan hidung.
Kurang tepat! Karena ini adalah gambar dua anak laki-laki yang sedang bermain catur.
Octavio Ocampo's Painting
Tebak siapa ini! Langsung terlintas “Yesus saat masih bayi”.
Yup, tapi Ia sedang berbaring di atas ranjang di temani Yusuf di sisi kanan-Nya dan Bunda Maria di sisi kiri-Nya. Sementara tangan kanan-Nya menyembunyikan sosok malaikat bersayap, sama halnya dengan rambut-Nya.
Octavio Ocampo's Painting
Lukisan beberapa ekor kuda dengan berbagai ukuran?
Walaupun selain kuda-kuda, ini juga merupakan lukisan sebuah gurun yang berbukit-bukit.
Octavio Ocampo's Painting
Wah, romantis sekali!
Ini mungkin yang terlintas kalau Anda membayangkan lukisan di atas sebagai gambar pasangan yang hendak berciuman. Tapi bagaimana kalau ternyata ini hanya gambar sebuah pohon gersang di antara samudera luas.
Bagaimana menurut Anda? Dapatkah menebak semua objek pada setiap lukisan tersebut?

Mengenal Bangsa Kaum Gypsy

terselubung.blogspot.com
Bangsa atau kaum Gipsy merupakan bangsa yang nomaden yang artinya suka berpindah tempat, kaum gipsy ini pernah memiliki masa kelam sewaktu kepemimpinan Hitler di eropa dengan dimasukkannya kaum gipsi kedalam salah satu suku yang dianggap “berbahaya”, selain orang Jews, orang Slavia dan kaum homoseksual. Kaum ini memiliki pandangan hidup yang unik dan tersebar luas di benua benua Amerika dan Timur Tengah. Dewasa ini jumlah mereka diperkirakan mencapai lebih dari 5 juta orang yang tinggal tersebar di setiap penjuru dunia. Gipsi memiliki banyak nama lain, antara lain Gipsy, Gitanos, Tsigani, Cigany, Zigeuner, Sinti, dan rom.

Kaum ini memiliki hubungan erat dengan india bagian utara yang pernah ada 1000 tahun lalu, kelompok ini meninggalkan india dengan alasan yg kurang jelas, namun sejumlah pakar mengatakan kaum ini meninggalkan india karena konflik militer yang tak kunjung usai.menurut catatan sejarah orang-orang yang lantas dikenal dengan orang Rom ini memasuki Eropa sebelum tahun 1300 M melalui Persia dan Turki. Pada awal-awal kedatangan di Eropa hingga jangka waktu yang lama orang Rom cenderung tidak mau berbaur. Hal demikian bisa dimengerti mengingat latar belakang orang Rom yang dulunya hidup dalam masyarakat India yang terbagi dalam kasta. Cara hidup orang Rom yang mengisolasi diri dan tidak mau bergaul menimbulkan kecurigaan bagi warga asli. Tidak hanya sebatas curiga warga asli cenderung bersikap antipati. Dalam telusur sejarah telah terjadi banyak diskriminasi dan penganiayaan terhadap kaum Gipsi ini. Mereka dikucilkan dengan cara dipaksa mendirikan kemah di luar perkampungan warga asli, dilarang menimba air di perkampungan dan dilarang masuk kampung untuk berbelanja kebutuhan hidup sehari-hari.

terselubung.blogspot.com
Kecurigaan dan tuduhan-tuduhan negatif terhadap kaum Gipsi terus saja mengalir. Mereka juga dituduh sebagai kaum pencuri dan kaum penculik anak-anak. Pada masa tertentu di masa lalu etnis ini juga sering dihadapkan pada hukum yang mewajibkan mereka memasak di tempat terbuka dengan tujuan agar siapapun yang ingin tahu bisa mengecek langsung isi belanganya. Dan tidak jarang pemeriksaan dilakukan dengan cara-cara barbar dengan menumpahkan isi belanga ke tanah.Penganiayaan juga menimpa kaum Gipsi ini. Meraka diusir dari beberapa wilayah di Eropa dan selama berabad-abad diperbudak. Perbudakan terhadap etnis ini berakhir pada tahun 1860-an. Setelah itu mereka tersebar ke Eropa Barat dan Amerika.

Karena jarang diterima, orang Rom tidak pernah menetap. Gaya hidup nomaden ini menghasilkan berbagai keterampilan, seperti kerajinan logam, jual beli, dan hiburan. Dengan menawarkan jasa-jasa yang dibutuhkan ini, paling tidak mereka dapat memenuhi kebutuhan keluarga. Beberapa wanita Rom memanfaatkan reputasi bahwa mereka memiliki kekuatan supernatural, sering kali pura-pura memilikinya untuk tujuan komersial. Kebiasaan berpindah-pindah ini juga meminimalkan risiko pencemaran budaya atau moral akibat terlalu banyak kontak dengan gadje—bahasa Romani untuk “non-Rom”. Meskipun ada orang Rom yang berpegang kukuh pada banyak tradisi, mereka sering kali memeluk agama mayoritas di daerah mereka tinggal.
terselubung.blogspot.com
Sementara itu, prasangka menimbulkan penganiayaan. Orang Rom diusir dari beberapa bagian di Eropa. Di daerah-daerah lain, orang Rom diperbudak selama berabad-abad. Setelah perbudakan tersebut berakhir pada tahun 1860-an, orang Rom semakin tersebar, sebagian besar ke Eropa Barat dan Benua Amerika. Ke mana pun mereka pergi, mereka membawa serta bahasa, kebiasaan, dan bakat mereka.

terselubung.blogspot.com
Bahkan dalam keadaan tertindas, orang Rom kadang-kadang merasakan kepuasan hingga taraf tertentu dengan mempertunjukkan kesenian mereka. Di Spanyol, pembaruan kebudayaan Rom dengan kebudayaan lain menghasilkan musik dan tarian flamenco, sedangkan di Eropa Timur para pemusik Rom mengadopsi lagu-lagu rakyat setempat, menambahkan gaya khas mereka sendiri. Nada-nada penuh emosi dari pertunjukan musik orang Rom mempengaruhi bahkan para komponis musik klasik, termasuk Beethoven, Brahms, Dvořak, Haydn, Liszt, Mozart, Rachmaninoff, Ravel, Rossini, Saint-Saëns, dan Sarasete
Dewasa ini, antara dua juta hingga lima juta orang Rom—ada yang mengatakan lebih banyak lagi—tinggal hampir setiap penjuru bumi. Kebanyakan tinggal di Eropa. Sebagian besar tidak lagi hidup berpindah-pindah, dan ada yang cukup berada. Namun, di banyak tempat, orang Rom masih tergolong miskin dan kurang beruntung, dan sering hidup dalam kondisi yang mengenaskan.
Selama era Komunis di Eropa Timur, teori politik mengharuskan semua warga menikmati kehidupan yang sederhana. Berbagai pemerintah berupaya dengan beragam tignakt keberhasilan untuk mengendalikan cara hidup orang Rom yang nomaden dengan memberi mereka pekerjaan dan menempatkan mereka di perumahan pemerintah. Adakalanya ha ini cukup memperbaiki standar kesehatan dan kehidupan mereka, tetapi tidak menghapus perasaan dan pendapat negatif yang telah melekat dalam diri orang Rom dan non-Rom terhadap satu sama lain selama berabad-abad.